Inspektorat Pangkep Investigasi Proyek Tenant UMKM Senilai Rp432 Juta

Tenant UMKM di Kabupaten Pangkep yang kini mangkrak sedang diselidiki oleh kepolisian dan inspektorat Kabupaten Pangkep.

SELIDIKI. Tenant UMKM di Kabupaten Pangkep yang kini mangkrak sedang diselidiki oleh kepolisian dan inspektorat Kabupaten Pangkep.

KLIKSANDI.COM, Pangkep — Proyek pembangunan tenant UMKM senilai Rp432 juta di Kabupaten Pangkep dilaporkan mangkrak. Proyek ini kini dalam proses investigasi Inspektorat Kabupaten Pangkep.

Proyek itu diketahui dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Pangkep tahun anggaran 2023. Proses investigasi dilakukan dengan memulai pemeriksaan sejumlah pihak terkait sejak Kamis, 21 Agustus 2025.

Pemeriksaan itu dilakukan dengan melibatkan aparat Reskrim Polres Pangkep serta Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR).

Tim investigasi Inspektorat Pangkep, Yusran menjelaskan kehadiran mereka sebagai tindak lanjut atas permintaan investigasi dari pihak Polres Pangkep. Fokus utama pemeriksaan adalah mengecek kesesuaian antara kontrak dengan kondisi fisik proyek di lapangan.

“Kontrak adalah kesepakatan penyediaan dengan PPK, sehingga fokus kami melihat apakah pekerjaan sesuai dengan dokumen kontrak yang telah disepakati,” ujarnya.

Yusran menegaskan, hasil investigasi Inspektorat nantinya akan diserahkan kepada Polres Pangkep untuk diproses lebih lanjut.

“Hasil investigasi ini bukan final, melainkan bagian dari proses penyidikan. Dari pengecekan hari ini, ukuran bangunan sesuai, namun terdapat beberapa material yang berbeda dari kontrak. Hal ini akan menjadi dasar dalam perhitungan kami,” tambahnya.

Sementara itu, PPK Dinas Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Pangkep, Mahmud mengungkapkan, proyek tersebut sebenarnya sudah rampung sejak 2023, tapi belum diserahkan kepada Dinas UMKM karena kondisi bangunan ditemukan dalam keadaan rusak.

“Proyek ini sudah selesai sejak tahun 2023, namun belum bisa diserahkan karena pihak Dinas koperindak tidak mau menerima dalam kondisi rusak. Saat ini kami lakukan perbaikan dengan anggaran inisiatif dari kepala dinas,” jelas Mahmud.(egg)

Leave a Reply