KLIKSANDI.COM, Maros — Ribuan guru di Kabupaten Maros terpaksa harus gigit jari. Gaji mereka bulan ini tersendat hanya karena alasan sepele; yaitu bendahara yang sakit dan Kadis yang baru saja diganti.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Maros, Andi Wandi Bangsawan Putra Patabai mengakui hal itu. Meski demikian, dia memastikan seluruh berkas administrasi untuk pembayaran gaji guru sudah selesai dan saat ini tinggal menunggu proses pencairan.
“Bendahara kami sedang dalam kondisi sakit, sehingga terjadi keterlambatan. Tapi semua berkas sudah selesai, tinggal proses pencairan saja,” katanya.
Selain faktor kesehatan bendahara, Wandi menambahkan, keterlambatan ini juga dipicu pergantian Kepala Dinas pada 28 Juli lalu. Pergantian ini mengharuskan adanya perubahan spesimen tanda tangan untuk proses administrasi keuangan.
“Perubahan spesimen tanda tangan memang diperlukan setelah pergantian kepala dinas. Itu juga yang membuat pencairan sedikit tertunda,” tambahnya.
Pihaknya telah menyampaikan informasi terkait keterlambatan ini kepada seluruh kepala sekolah agar diteruskan kepada guru-guru di wilayah masing-masing.
“Kami sudah komunikasikan agar guru tetap tenang. Insyaallah gaji akan segera dibayarkan,” tegasnya.
Data Dinas Pendidikan Kabupaten Maros mencatat, total guru yang terdampak keterlambatan ini mencapai 4.438 orang. Terdiri dari 1.105 guru TK/PAUD, 2.259 guru SD, dan 1.074 guru SMP.
Salah satu guru, Ardiansyah mengatakan, biasanya gaji mereka masuk pada tanggal 1 sore, namun hingga siang ini, saldo rekening mereka belum bertambah.
Hal ini membuat banyak guru mulai mengeluh karena kebutuhan bulanan mendesak harus segera dibayar.
“Biasanya gaji masuk tanggal 1 sore. Sekarang sudah lewat beberapa hari, banyak teman guru mulai resah karena banyak kebutuhan yang harus dibayar,” tutupnya.(egg)

Leave a Reply