Dampak Gempa Rusia Sampai di Indonesia, Waspadai Tsunami Susulan!

Peta potensi tsunami setelah Rusia dilanda gempa 8,8 M, siang tadi. BMKG meminta masyarakat tetap waspada dan menghindari pesisir laut untuk mengantisipasi potensi tsunami susulan.

TSUNAMI. Peta potensi tsunami setelah Rusia dilanda gempa 8,8 M, siang tadi. BMKG meminta masyarakat tetap waspada dan menghindari pesisir laut untuk mengantisipasi potensi tsunami susulan.

KLIKSANDI.COM, Jakarta — Gempa Rusia juga memberikan dampak terhadap 10 wilayah di Indonesia. BMKG memperingatkan adanya potensi tsunami yang akan menghantam sejumlah wilayah di Indonesia. Gelombang Tsunami itu diprediksi terjadi sore hingga malam hari nanti.

BMKG mencatat ada 10 wilayah di Sulsel yang terkena dampak dari gempa Rusia. Meski sejumlah wilayah sudah melewati masa kritis itu, BMKG juga tetap mengingatkan warga untuk menghindari wilayah laut dan pesisir pantai untuk menghindari tsunami susulan.

Peringatan dini BMKG ini dikeluarkan setelah gempa bumi tektonik dengan parameter update berkekuatan M8,7 mengguncang dekat pesisir timur Kamchatka, Rusia pada hari Rabu, 30 Juli 2025, pukul 06:24:50 WIB. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 52,51° LU; 160,26° BT pada kedalaman 18 km.

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono menjelaskan, berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi ini merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng pada Palung Kurile-Kamchatka (Kurile-Kamchatka Trench). Gempa bumi ini memiliki mekanisme naik (thrust fault).

“Berdasarkan laporan PTWC gempa bumi ini berpotensi tsunami di wilayah Rusia, Jepang, Alaska, Filipina, Hawaii, dan Guam,” katanya dalam keterangan resmi, Rabu (30/7/2025)

Disebutkan, hingga pukul 08.30 WIB, berdasarkan hasil monitoring menunjukkan adanya 7 aktivitas gempa bumi susulan ( aftershock ), dengan magnitudo terbesar M6.9 dan magnitudo terkecil M5.4.

Hasil analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut berpotensi menimbulkan tsunami di wilayah Indonesia dengan status Waspada.

Potensi tsunami diprediksi bisa mencapai ketinggian kurang dari 0,5 meter di wilayah berikut:

  1. Talaud (ETA 14:52:24 WITA)
  2. Kota Gorontalo (ETA 16:39:54 WITA)
  3. Halmahera Utara (ETA 16:04:24 WIT)
  4. Manokwari (ETA 16:08:54 WIT)
  5. Rajaampat (ETA 16:18:54 WIT)
  6. Biaknumfor (ETA 16:21:54 WIT)
  7. Supiori (ETA 16:21:54 WIT)
  8. Sorong bagian Utara (ETA 16:24:54 WIT)
  9. Jayapura (ETA 16:30:24 WIT)
  10. Sarmi (ETA 16:30:24 WIT)

“Oleh karena itu, kepada masyarakat pesisir di wilayah tersebut untuk tetap tenang dan menjauhi pantai. Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi tersebut,” tegas Daryono.

“Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi, website BMKG, telegram channel (https://t.me/InaTEWS_BMKG), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg,” tambahnya mengingatkan.

Sejumlah negara tetangga Indonesia juga dilaporkan terdampak dari bencana gempa Rusia itu. China adalah salah satu negara yang terkena dampak serius. Negara ini mengeluarkan peringatan tsunami di beberapa wilayah pesisir setelah gempa bumi dahsyat berkekuatan 8,8 magnitudo mengguncang lepas pantai Semenanjung Kamchatka, Rusia, menurut media pemerintah.

Kementerian Sumber Daya Alam China mengeluarkan peringatan tsunami level kuning untuk beberapa wilayah, lapor CGTN.

Gelombang tsunami diperkirakan akan mencapai wilayah pesisir Shanghai pada malam hari dengan ketinggian maksimum gelombang yang diprediksi mencapai sekitar 30 sentimeter.

Taiwan juga mengeluarkan peringatan tsunami, dan Central Weather Administration atau Badan Meteorologi Pusat memperingatkan bahwa gelombang tsunami dapat mencapai pesisir Taiwan pada pukul 13.18 waktu setempat.

Sementara itu, Filipina telah memperingatkan warganya di wilayah pesisir yang menghadap Samudra Pasifik mengenai potensi gelombang tsunami dengan ketinggian kurang dari 1 meter setelah gempa besar tersebut.

US Geological Survey (USGS) atau Survei Geologi Amerika Serikat menyatakan gempa berkekuatan 8,8 magnitudo ini telah memicu peringatan tsunami di seluruh wilayah di sekitar Samudra Pasifik.

Pusat gempa berada di kedalaman 20,7 kilometer dan berpusat di 119 kilometer sebelah timur-tenggara Petropavlovsk-Kamchatsky, kata USGS.(egg)

Leave a Reply