KLIKSANDI.COM, Konawe — Aksi penyelundupan solar subsidi ke perusahaan tambang di Konawe, Sulawesi Tenggara dilakukan dengan berbagai modus. Bahkan, pelaku penyelundupan nekat menggunakan ambulans untuk melakukan aksinya.
Polisi mengamankan satu unit ambulans yang diketahui merupakan kendaraan dinas Puskesmas di daerah itu. Di dalam ambulans, diamankan puluhan jeriken yang berisikan solar. Setelah ditelusuri, ternyata itu adalah solar subsidi yang hendak dijual ke perusahaan tambang.
Polisi kemudian mengamankan sopir ambulans dan penerima BBM ilegal itu. “Kedua orang yang diamankan sopir ambulans dan pria diduga penerima BBM,” kata Kasatreskrim Polres Konawe Selatan Iptu La Ode Muhammad Jefri Hamzah.
Sopir ambulans itu sempat menyebut keadaan emergency saat dicegat sekuriti. Mobil ambulans tersebut diketahui menuju pelabuhan kecil (Jetty) milik salah satu perusahaan tambang yang berada di Kecamatan Moramo Utara, Kabupaten Konawe Selatan.
Petugas sekuriti PT Hoffman, Zainuddin, mengatakan bahwa ia sempat menghentikan ambulans tersebut dan menanyakan tujuan pengemudi. “Hanya saja sopirnya bilang keadaan emergency,” ungkap Zainuddin. Namun, karena merasa curiga, rekan Zainuddin kemudian melihat isi dalam mobil ambulans tersebut dan menemukan adanya jeriken berisi solar.
Sopir ambulans Puskesmas berinisial AS (35) itu kini dinonaktifkan setelah kasus itu terkuak. Dia dinonaktifkan karena menggunakan ambulans mengangkut total 350 liter solar untuk dijual ke perusahaan tambang.
“Sopir kami nonaktifkan sementara,” ujar Kepala Puskesmas Laonti, Hardin.
Hardin mengatakan AS merupakan honorer di Puskesmas Laonti. Pihaknya pun segera mencari pengganti AS sambil menunggu penanganan kasus di kepolisian.
“Kami akan segera mencari pengganti sementara, sambil menunggu hasil dari kepolisian,” katanya.
Dia mengaku tidak mengetahui aksi ilegal yang dilakukan oleh AS selama ini. Ia baru mengetahui ambulans puskesmas digunakan mengangkut BBM ilegal setelah viral.
“Kami tidak tahu (kecurigaan angkut BBM ilegal), baru kemarin kami tahu pas viral,” tuturnya.
Sementara itu, Kasatreskrim Polres Konawe Selatan Iptu La Ode Muhammad Jefri Hamzah mengatakan AS masih menjalani pemeriksaan. Tak hanya AS, polisi juga mengamankan penerima inisial JH.
“Keduanya sudah kita amankan dan masih dalam pemeriksaan. AS ini honorer Puskesmas Laonti asal ambulans tersebut,” ungkapnya.(egg)

Leave a Reply