KLIKSANDI.COM – Mutiara Baswedan, putri mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, telah bertolak ke Amerika Serikat untuk melanjutkan studi pascasarjana di Universitas Harvard.
Ia didampingi oleh suaminya, Ali Saleh Alhuraiby, dan putra kecil mereka, Ibrahim.
Momen keberangkatan ini dibagikan oleh Anies Baswedan melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Minggu, 27 April 2025.
“Malam itu kami melepas kepergian Tia bersama Ali dan bayi Ibrahim menuju Universitas Harvard, tempat ia akan menempuh master di College of Education,” tulis Anies.
“Dengan bekal doa dari keluarga dan sahabat, mereka terbang jauh mengejar cita.”
Dalam video yang turut diunggah, Mutiara, yang akrab disapa Tia, mengungkapkan perasaannya yang campur aduk.
“Deg-degan, excited, sedih, mau pisah sama mamah, abah, adik-adik, sama temen-temen,” ujarnya, sambil memperlihatkan selimut khusus buatan sang ibu, Fery Farhati, untuk Ibrahim.
Anies Baswedan tak lupa memberikan nasihat kepada putri dan menantunya sebelum mereka bertolak.
“Pokoknya Tia sama Ali tinggal berdua, saling jaga, saling support,” pesan Anies. Ia juga menambahkan kalimat motivasi: “Seperti sering bilang, ‘Kalau ngadepin yang rumit, yakin ini bukan orang pertama. If others can do it, you can do it.’”
Anies menyarankan agar keduanya saling mengetahui jadwal satu sama lain untuk memudahkan urusan. “Jadwal Ali, Tia tahu, jadwal Tia, Ali tahu. Itu make things a lot easier,” sambungnya.
Kabar mengenai Tia yang berhasil lolos beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) untuk kuliah di Harvard ini sempat menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Beberapa pihak mempertanyakan kelayakan penerima beasiswa dari keluarga yang dianggap mampu.
Tia sendiri mengumumkan penerimaannya di Universitas Harvard untuk studi S2 melalui jalur beasiswa LPDP seminggu sebelum ia melahirkan putra pertamanya, Ibrahim.
Ia akan menempuh studi Magister di Program Master of Education in Education Policy and Analysis.
Keberangkatan Mutiara ke Harvard ini menandai babak baru dalam perjalanan akademisnya dan kembali memunculkan diskusi publik mengenai kriteria penerima beasiswa LPDP.(*)

Leave a Reply