Tiga Pemuda Pemuda Jeneponto Keroyok Warga karena Dendam, Korban Kritis

Ilustrasi: pengeroyokan

Ilustrasi: pengeroyokan

KLIKSANDI.COM, Jeneponto — Muhammad Fahri (20) menjadi korban pengeroyokan di Kabupaten Jeneponto, Jumat 4 Juli 2025 lalu. Tidak hanya dikeroyok, korban juga ditikam hingga kritis. Pelakunya adalah tiga pemuda dari kampung itu.

Setelah menikam korbannya, ketiga pemuda itu akhirnya menyerahkan diri ke polisi. Motif penikaman itu diketahui karena dendam lama yang sudah tersimpan. Ketiganya menyerahkan diri ke polisi, Minggu, 7 Juli 2025.

“Ketiga terduga pelaku akhirnya bersedia menyerahkan diri secara sukarela dan bertanggung jawab atas perbuatannya,” ujar Kasi Humas Polres Jeneponto, AKP Uji Mughni.

Dari hasil interogasi, ketiga pelaku menyerang korban yang tengah menunggu temannya di jalanan. Mereka memukul korban hingga tak berdaya lalu menikamnya dengan badik.

“Tanpa banyak kata, para terduga pelaku mendatangi korban dan langsung melakukan pemukulan serta penikaman dengan menggunakan sebilah badik,” katanya.

“Korban mengalami luka tusuk di punggung kiri dan kanan dan segera dilarikan ke RSUD Lanto Daeng Pasewang untuk mendapatkan penanganan medis,” tambah Uji.

Uji melanjutkan, pelaku sebelumnya memiliki permasalahan dengan korban. Permasalahan itu sempat diselesaikan secara kekeluargaan namun pelaku ternyata masih menyimpan dendam,

“Motifnya dendam, karena sudah ada masalah sebelumnya namun berselisih. Namun, diselesaikan secara kekeluargaan,” ungkapnya.

Pelaku kini diamankan beserta barang bukti berupa satu bilah badik yang digunakan menikam korban. Penyidik melakukan pemeriksaan terhadap pelaku.

“Ketiga pelaku bersama barang bukti diserahkan ke Satuan Reserse Kriminal Polres Jeneponto untuk menjalani proses hukum lebih lanjut sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” pungkasnya.(egg)

Leave a Reply