Tersangka OTT KPK Ternyata Ikut Gubernur Sumut Tinjau Proyek Jalan

Gubernur Sumut, Bobby Nasution

Gubernur Sumut, Bobby Nasution

KLIKSANDI.COM, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut kontraktor yang terjaring Operasi tangkap tangan (OTT) di Sumatera Utara berinisial KIR sempat berada di dekat Gubernur Sumut, Bobby Nasution. Tersangka berada tidak jauh dalam rombongan Bobby saat memantau kondisi jalan yang rusak.

“Bahkan mobilnya di depan mobil saya,” kata Bobby Nasution.

Meskipun begitu, Bobby mengaku tidak tahu kontraktor yang ditangkap KPK itu ikut. “Ini jujur ya, saya baru tahu yang bersangkutan yang ikut itu, yang kena ini dari pengusahanya itu ikut,” ucapnya.

Suami Kahiyang Ayu itu mengaku memang dia ingin meninjau langsung jalan rusak tersebut. Hal itu dilakukan karena Bobby ingin melihat betul atau tidak kondisi jalan rusak sesuai dengan foto yang diterimanya.

“Tapi memang itu yang saya sampaikan kemarin, dalam hal itu saya mau melihat langsung karena total jalan yang akan diperbaiki panjang, anggarannya besar, makanya saya pengen melihat langsung benar atau tidak kondisi jalan yang difoto-foto yang dikirim sama saya,” ucapnya.

Siap Dipanggil KPK

KPK juga menyebut akan membuka peluang memanggil Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution terkait perkara OTT yang melibatkan Kadis PUPR Sumut, Topan Obaja Putra Ginting. Bobby mengaku siap jika dipanggil dalam proses hukum itu.

“Namanya proses hukum kita bersedia saja, apalagi kalau tadi katanya ada aliran uang,” kata Bobby Nasution.

Bobby menjelaskan, jika ada aliran uang, semua orang di Pemprov Sumut wajib memberikan keterangan. Baik ke atasan, bawahan, maupun sesama pimpinan OPD.

“Kita saya rasa semua di sini di Pemprov kalau ada aliran uangnya ke seluruh jajaran bukan hanya ke sesama, apakah ke bawahan atau ke atasan kalau ada aliran uangnya ya wajib memberikan keterangan,” ujarnya.

Bobby mengatakan tetap melanjutkan proyek perbaikan jalan itu. “Harus dilanjutkan, itu bukan karena seseorang pekerjaannya bisa batal,” kata Bobby.

Bobby menuturkan proyek itu belum dimulai dan belum ada pemenangnya. Jadi lebih mudah untuk memulai kembali prosesnya.

“Apalagi disampaikan kemarin dalam keterangannya semua dengarnya, ini kan belum dimulai pekerjaannya, belum ada pemenangnya, belum ada ditetapkan siapa yang kerja, oleh karena itu kita lebih gampang untuk memulainya,” tuturnya.(egg)

Leave a Reply