KLIKSANDI.COM, Makassar — Sejumlah atlet Sulsel peraih medali di PON XXI Aceh-Sumut 2024 akhirnya menerima bonus PON mereka. Sayangnya, bonus itu tidak sesuai janji. Para atlet ini kecewa. Beberapa di antaranya menangis.
Nur Rizka Fauziah atlet karate Sulsel peraih medali perunggu terlihat menangis. Dia kecewa berat. Dengan mata basah, ia menyampaikan kekecewaannya langsung di hadapan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Sulsel, Suherman.
Salah satu karateka lainnya, Nadya mengungkapkan kekecewaan yang sama. “Jawabannya jelas, tidak sesuai harapan,” kata Nadya lirih di sela perbincangan.
Bukan hanya Nadya dan Rizka. Ekspresi haru dan kecewa tampak di wajah para atlet lainnya yang juga hadir di Rujab Gubernur. Mereka tak menuntut lebih, hanya berharap janji lama soal bonus setara PON Papua 2021 bisa ditepati.
Kala itu, peraih emas mendapat Rp200 juta, perak Rp150 juta, dan perunggu Rp100 juta. Kini, bonus yang diterima turun jadi Rp150 juta untuk emas, Rp100 juta untuk perak, dan Rp50 juta untuk perunggu.
Penjelasan pun diberikan. Dalam pertemuan tertutup di ruang transit, Kadispora Suherman dan Ketua KONI Sulsel Yasir Mahmud menyampaikan alasan di balik nominal tersebut.
“Anggaran kita hanya tersedia sebesar Rp6,75 miliar untuk 61 atlet. Kami pahami perbandingan dengan PON sebelumnya, tapi kondisi keuangan Pemprov berbeda,” ujar Suherman.
Ketua KONI Sulsel yang juga Wakil Ketua DPRD Sulsel, Yasir Mahmud, menambahkan bahwa pihaknya tak menutup kemungkinan mengajukan tambahan.
“Kami akan rapatkan kembali di KONI dan mencoba mengusulkan ke Kadispora. Kalau masih ada ruang fiskal, semoga bisa ditambah,” ujarnya.
Sebanyak 61 atlet yang menerima bonus itu terdiri dari 10 peraih emas, 19 perak, dan 32 perunggu. Dana diklaim bersumber dari APBD dan sepenuhnya disalurkan kepada atlet. Tapi bagi Nadya dan rekan-rekannya, bonus bukan sekadar angka. Itu adalah bentuk penghargaan atas darah, keringat, dan waktu yang mereka korbankan demi nama Sulawesi Selatan.
Sekedar diketahui, Pemprov Sulsel menyerahkan bonus atlet Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024. Total anggaran yang diserahkan Rp 6.750.000.000.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Sulsel, Suherman menyampaikan, jumlah itu diberikan kepada 61 atlet yang terdiri dari 10 peraih emas, 19 perak, dan 32 perunggu.
“Dana tersebut berasal dari anggaran resmi Pemprov Sulsel dan kami salurkan sepenuhnya kepada atlet-atlet berprestasi,” katanya.
Suherman menyebut, atlet peraih emas mendapatkan Rp150 juta, perak Rp100 juta dan perunggu Rp50 juta. Pihaknya meminta maaf jika bonus yang diberikan atlet yang tidak sesuai harapan. Ia berharap, PON kedepannya akan memberikan yang terbaik untuk para atlet.
“Kami juga mohon maaf dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan jika bonus yang diberikan belum maksimal,” jelas Herman.
Herman mengaku, pihak Pemprov Sulsel hanya bisa memberikan dana yang tersedia. Apalagi kata dia, pemerintah saat ini menghadapi efisiensi anggaran.
“Kami berharap ke depan, pada PON-PON mendatang, nilainya bisa ditingkatkan dan kami bisa memberikan yang lebih baik lagi,” tutupnya.(egg)

Leave a Reply