Pencarian Korban Longsor Gunung Kuda Dihentikan, Keluarga Empat Korban yang Belum Ditemukan Pasrah

Longsor tambang batu di Cirebon

TERSANGKA. Longsor tambang batu di Cirebon

KLIKSANDI.COM, Cirebon — Keluarga empat korban yang belum ditemukan di tambang batu Gunung Kuda hanya bisa pasrah. Proses pencarian korban akhirnya dihentikan.

Penghentian pencarian itu diputuskan dalam rapat koordinasi lintas sektor yang digelar di Kantor Bupati Cirebon, Kamis (6/6/2025). Rapat itu melibatkan TNI, Polri, Basarnas, BPBD maupun Inspektur Tambang.

Bupati Cirebon, Imron mengatakan, keputusan penghentian pencarian dilakukan demi keselamatan personel tim SAR Gabungan. Pasalnya, kondisi di Gunung Kuda dinilai berbahaya seiring kondisi lereng gunung yang labil dan kerap terjadi longsor susulan.

“Kami ada masukan-masukan dari yang hadir itu bahwa lebih maslahat, lebih utama, kita ditutup dulu, demi keselamatan kita semua,” kata Imron.

Ia mengungkapkan, camat telah bersilaturahmi ke keluarga korban yang belum ditemukan untuk menyampaikan informasi tersebut.

“Alhamdulillah, keluarga korban telah mengikhlaskan dan menerima,” tuturnya.

Imron menambahkan, area tambang Gunung Kuda saat ini telah ditutup. Hal itu untuk mengantisipasi bilamana ada warga yang berniat melakukan pencarian mandiri.

“Ya sekarang ditutup dulu. Tidak boleh (ada yang masuk lokasi). Masyarakat, keluarga, siapapun tidak boleh,” tukasnya.

Makanya, pihak kepolisian dan TNI membuat portal dan police line di akses masuk area tambang. Pemasangan portal dan police line pun langsung dilakukan sore ini.

Dengan penghentian pencarian itu, Imron pun menyatakan status tanggap darurat yang telah ditetapkannya tujuh hari yang lalu juga resmi berakhir.

Sementara itu, terkait dengan nasib para pekerja tambang yang terdampak akibat penutupan area pertambangan tersebut, Imron menyatakan, Pemkab Cirebon akan melakukan evaluasi. Pemkab Cirebon juga akan memberikan perhatian khusus terhadap keluarga korban, terutama pendidikan anak-anak mereka.

“Saat ini kita baru memastikan keluarganya dijamin terlebih dahulu, khususnya terkait pendidikan anaknya. Mungkin nanti soal kerjaan lain, kita akan kaji,” tukasnya.

Longsor di area tambang Gunung Kuda terjadi pada Jumat (30/5/2025). Hingga kini, tercatat ada 21 korban meninggal yang berhasil ditemukan.(eng)

Leave a Reply