KLIKSANDI.COM, Gowa – Upaya menangani kemiskinan ekstreem di Gowa tidak hanya sekadar memperbaiki rumah dan lingkungan warga. Warga miskin ekstrem juga mendapat bantuan usaha agar mereka bisa lebih produktif.
Hal itu merupakan bagian dari komitmen nyata dalam mengentaskan kemiskinan ekstrem. Kali ini, Direktur Umum PDAM Jeneberang, H Khaerul Aco yang membantu warga miskin itu.
Dia turun langsung mengunjungi warga miskin ekstrem di Desa Romanglasa, Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa, sambil membawa sejumlah bantuan usaha produktif.
Bantuan yang diberikan berupa bibit cabai, ternak bebek, dan alat produksi batu merah. Inisiatif ini dirancang untuk memberdayakan ekonomi keluarga miskin ekstrem secara berkelanjutan, sekaligus mendorong kemandirian.
“Semoga bantuan bibit cabai dan bebek ini bisa menjadi awal usaha kecil yang produktif dan ke depan dapat membuat mereka mandiri,” ujar Khaerul Aco saat menyerahkan langsung bantuan tersebut, Rabu (21/5).
Program ini merupakan bagian dari Gowa Sejahtera, yang digagas Bupati Gowa, Husniah Talenrang dan Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin.
Program ini melibatkan seluruh SKPD dan Perumda untuk berperan sebagai Orang Tua Asuh (OTU) bagi warga miskin ekstrem.
Komitmen dan kolaborasi lintas sektor ini menjadi fondasi kuat dalam upaya Pemerintah Kabupaten Gowa mencapai target pengentasan kemiskinan ekstrem hingga nol persen.
Kehadiran H. Khaerul Aco bersama rombongan disambut hangat oleh warga penerima bantuan.
“Kami sangat bersyukur dan tidak menyangka akan mendapat bantuan seperti ini. Mudah-mudahan hasil panen cabai dan ternak bebek nanti bisa menambah penghasilan kami,” ungkap Arfah, salah satu penerima bantuan, dengan mata berkaca-kaca.
Program Gowa Sejahtera kembali menegaskan bahwa pemberdayaan ekonomi adalah kunci utama dalam menciptakan kemandirian masyarakat.
Langkah kecil dengan niat besar dapat menghadirkan perubahan nyata bagi kehidupan warga miskin ekstrem.(eng)

Leave a Reply